//
you're reading...
Uncategorized

“Trading route of the past: South China Sea” by Nurra Ahmad


“Trading route of the past: South China Sea”
Dulu laut cinta selatan itu
Sekadar satu nama laut di dalam kelas geografi
Laut cina selatan itu…

Hanyalah jalan laut perdagangan buat orang dahulu di zaman silam
Aku merungkai definasi “laut cina selatan” sekadar mencakupi
apa yang pernah aku pelajari di dalam kelas suatu ketika dahulu
Namun sekarang, laut cinta selatan itu sangat simbolik
ia punyai significant yang tersendiri.

Laut itu membawa makna lain…
Hilang lah definasi yang suatu ketika dahulu pernah aku pelajari
Laut cina selatan itu lebih dari sekadar laut,

Setiap kali orang sebut “laut cinta selatan”…
ada sesuatu peribadi yang bermain-main di minda
Lalu aku membuat sebuah kesimpulan…
Mungkin betul kata ahli akademik barat:

“Our understanding of nature and human relationships with the environment are really cultural expressions used to define who we were, who we are. And who we hope to be at this place and in this space. Landscapes are the reflection of these cultural identities. Which are about us – Greider T. and Garkovich L. (1994)
 

Maka, definasi sesuatu yang sama, mungkin akan berbeza bagi setiap individu.
Kitalah yang mencorak makna sesuatu menurut nilai sentiment yg kita letak padanya.
MAKNA laut cinta selatan buat anda, mungkin berbeza dengan definasi saya buat “laut cina selatan”. Harapan ini…

Semoga ia jadi jambatan dua hati, dan bukannya pemisah…

Namun saya percaya qada & qadar yang Allah tetapkan itu sudah pastinya yang terbaik, dan tiada yang lebih baik! Definisi semalam, hari ini, dan hari esuk mungkin tidak akan sama.

Masa depan itu sesuatu yang ghaib…

Hiduplah pada hari ini, dan bukannya hidup pada hari semalam dan hari esuk. Kerana semalam itu telah pergi, dan esuk pula belum tentu tiba. Yang pasti kita miliki adalah saat ini. Jadi manfaatkan lah hari sebaiknya…

Tidak salah kita berharap, selagi berpijak di bumi yang nyata dan yakin dengan ketentuan Ilahi. Agar bila terjatuh, tidak akan terlalu sakit.

By: Nurra Ahmad, Visit her blog here

Written on: 22nd April 2012

Advertisements

About The AMO Times

linkd.in/1eYjX0H

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The AMO Times

Brunei Enterprise

InvestVine

Medium

Be one step ahead of what's going around in Brunei by joining our 1100+ strong subscribers today.

Join 1,481 other followers

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: